Sabtu, 26 November 2016

Alasan

Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian - Pramoedya Ananta Toer

Posting pertama di blog ini bukanlah tentang pengalaman, tips dan trik, kumpulan prosa dan sajak, ataupun tentang rencana masa depan.

Ini sebagai tagging bahwa dimulainya blog ini mengikat dan mengharuskan saya untuk menulis. Menulis di sini bukan sebagai wujud eksistensi, namun lebih kepada bagaimana saya bisa terus belajar untuk mengasah otak. Karena pada akhirnya, tulisanlah yang akan berkata siapa penulisnya.

Di sisi lain, keinginan menulis ini sering datang dan mengusik pikiran ketika menundanya setelah bertemu dengan Asma Nadia. Dalam pertemuan yang bisa dibilang privat tersebut, beliau selalu menguatkan tentang kemauan kita untuk menulis. “Menulis adalah Ibadah” kata beliau. Belum lagi ada target dimana beliau harus menulis novel lebih banyak dari jumlah umur beliau. Tidak heran di umur beliau yang masih muda sudah me-release puluhan buku yang di antaranya merupakan buku best seller dan di angkat ke layer lebar.

Selain itu, yang menggerakkan dan memaksa aku untuk menulis sesuatu adalah Raditya Dika. Penulis yang multi talent ini sering sekali mengunggah vlog nya ke youtube dan menjadi teman makan yang baik di apartement. Ada salah satu vlognya, dimana dia sedang mengisi suatu seminar tentang creativepreneurship di Yogyakarta. Dalam cuplikan materi yang dibawakannya, dia berkata “Ini adalah hari dimana, lo memberanikan diri lo untuk bikin sesuatu yang selama ini lo tunda. Apapun yang ada dalam diri lo ini, menunggu untuk dibuat, jadi jangan lama-lama”. What a great speech!

Siapa tau ke depannya aku bisa menjadi seseorang penulis ataupun creative creator.

Oke, mungkin inilah alasan kenapa saya harus menyegerakan diri untuk segera menulis. Tulisan pertama itu pasti sampah. Contohnya keresahan ini.

Well, tapi tampaknya memang tidak mudah untuk menjaga kontinyuitas. Semoga mood ini selalu bagus ya

Köszönöm