“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasiq membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan menyesal atas perbuatanmu itu.” (QS. Al-Hujurot[49]:6)
Hmm, akhir-akhir ini banyak sekali berita di sosial media yang membuat mata, kuping, dan hati ini meradang. Bukan hanya hal-hal yang berbau negatif yang diberitakan, namun juga validitas suatu berita yang dipertanyakan. Melihat hal seperti ini, para generasi Y sontak panas lalu membabi buta membiarkan sijempol manis untuk menekan tombol "share" pada telepon pintar mereka.
Terlepas dari keberpihakan suatu media. Tetapi yang terpenting adalah bagaimana kita mengklarifikasi suatu berita dengan mencari sumber berita tersebut. Sekarang kan ada mesin pencari yang disebut google. Apa sih susahnya untuk mencari ulang berita tersebut untuk memastikan kebenarannya.
Selain itu, bertindak adil juga penting dalam menelaah berita, bandingkan dengan data hasil riset dari badan dan institusi yang terdahulu, sehingga kita bisa lebih pandai dan bijak dalam menyikapi berita.
Dampak dari klarifikasi atau tabayyun pun akan memberikan suatu hal yang positif, setidaknya bagi orang sekitar kita, bisa menekan angka perpecahan, dan bisa lebih leluasa dalam hidup berdampingan dengan siapapun tanpa ada rasa curiga.
Semoga Generasi Y Indonesia tetap menjadi generasi yang bijak dalam menelaah suatu kabar
Koszonom